DEKAT DENGAN ALLAH, BUKAN SEKADAR DENGAN RUMAHNYA!

Apabila kita dengan dengan Allah, maka rumahNya seolah-olah dekat dengan kita. Sekiranya kita jauh denganNya, maka dirasakan rumahNya sayup mata memandang walaupun paga rumah kita berkongsi dengan pagar rumahNya! Azan yang bergema dengan sejumlah pembesar suara melenakan lagi tidur walaupun di subuh yang hening. Rumah-rumah berjajaran di keliling masjid dan majoritinya muslim, namun tidak sampai 1 % yang menyahut seruan setiap azan dikumandangkan! sebaliknya kita mukmin yang dekat dengan Allah, akan segera bangkit dari peraduan walaupun suara muazim sayup-sayup dan kadang-kadang suaranya pada hati sahaja, dek jauhnya tempat tinggalnya dengan rumahNya. Inilah hikmah Rasul sallalahhu ‘alaiwasallam tidak membenar seorang yang ingin berpindah supaya hampir dengan masjid berbanding dengan rumahnya sekarang. Ini bermakna dekat dengan rumahNya tidak bermakna dekat denganNya dan jauh dengan rumahNya tapi dekat denganNya akan menjadikannya juga seolah-olah dekat dengan rumahNya. HambaNya yang dekat denganNya dan dekat dengan rumahNya adalah merupakan pilihanNya. Marilah kita sentiasa dekat denganNya dengan amal soleh agar semua yang disuruhNya dekat dengan kita.

Leave a Reply