Archive for April 19, 2010

99 Cara Untuk Bahagia Dunia dan Akhirat

99 Cara Untuk Bahagia Dunia dan Akhirat

01. Bersyukur apabila mendapat nikmat;

02. Sabar apabila mendapat kesulitan;

03. Tawakal apabila mempunyai rencana/program;

04. Ikhlas dalam segala amal perbuatan;

05. Jangan membiarkan hati larut dalam kesedihan;

06. Jangan menyesal atas sesuatu kegagalan;

07. Jangan putus asa dalam menghadapi

kesulitan;

08. Jangan usil dengan kekayaan orang;

09. Jangan hasad dan iri atas kesuksessan

orang;

10. Jangan sombong kalau memperoleh

kesuksessan;

11. Jangan tamak kepada harta;

12. Jangan terlalu ambitious akan sesuatu

kedudukan;

13. Jangan hancur karena kezaliman;

14. Jangan goyah karena fitnah;

15. Jangan berkeinginan terlalu tinggi yang

melebihi kemampuan diri.

16. Jangan campuri harta dengan harta yang

haram;

17. Jangan sakiti ayah dan ibu;

18. Jangan usir orang yang meminta-minta;

19. Jangan sakiti anak yatim;

20. Jauhkan diri dari dosa-dosa yang besar;

21. Jangan membiasakan diri melakukan dosa-dosa

kecil;

22. Banyak berkunjung ke rumah Allah (masjid);

23. Lakukan shalat dengan ikhlas dan khusyu;

24. Lakukan shalat fardhu di awal waktu,

berjamaah di masjid;

25. Biasakan shalat malam;

26. Perbanyak dzikir dan do’a kepada Allah;

27. Lakukan puasa wajib dan puasa sunat;

28. Sayangi dan santuni fakir miskin;

29. Jangan ada rasa takut kecuali hanya kepada

Allah;

30. Jangan marah berlebih-lebihan;

31. Cintailah seseorang dengan tidak

berlebih-lebihan;

32. Bersatulah karena Allah dan berpisahlah

karena Allah;

33. Berlatihlah konsentrasi pikiran;

34. Penuhi janji apabila telah diikrarkan dan

mintalah maaf apabila karena sesuatu sebab tidak

dapat

dipenuhi;

35. Jangan mempunyai musuh, kecuali dengan

iblis/syaitan;

36. Jangan percaya ramalan manusia;

37. Jangan terlampau takut miskin;

38. Hormatilah setiap orang;

39. Jangan terlampau takut kepada manusia;

40. Jangan sombong, takabur dan besar kepala;

41. Berlakulah adil dalam segala urusan;

42. Biasakan istighfar dan taubat kepada Allah;

43. Bersihkan rumah dari patung-patung berhala;

44. Hiasi rumah dengan bacaan Al-Quran;

45. Perbanyak silaturrahim;

46. Tutup aurat sesuai dengan petunjuk Islam;

47. Bicaralah secukupnya;

48. Beristeri/bersuami kalau sudah siap

segala-galanya;

49. Hargai waktu, disiplin waktu dan manfaatkan

waktu;

50. Biasakan hidup bersih, tertib dan teratur;

51. Jauhkan diri dari penyakit-penyakit bathin;

52. Sediakan waktu untuk santai dengan

keluarga;

53. Makanlah secukupnya tidak kekurangan dan

tidak berlebihan;

54. Hormatilah kepada guru dan ulama;

55. Sering-sering bershalawat kepada nabi;

56. Cintai keluarga Nabi saw;

57. Jangan terlalu banyak hutang;

58. Jangan terlampau mudah berjanji;

59. Selalu ingat akan saat kematian dan sedar

bahawa kehidupan dunia adalah kehidupan sementara;

60. Jauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang

tidak bermanfaat seperti mengobrol yang tidak

berguna;

61. Bergaullah dengan orang-orang soleh;

62. Sering bangun di penghujung malam, berdoa

dan beristighfar;

63. Lakukan ibadah haji dan umrah apabila sudah

mampu;

64. Maafkan orang lain yang berbuat salah

kepada kita;

65. Jangan dendam dan jangan ada keinginan

membalas kejahatan dengan kejahatan lagi;

66. Jangan membenci seseorang karena pahaman

dan pendiriannya;

67. Jangan benci kepada orang yang membenci

kita;

68. Berlatih untuk berterus terang dalam

menentukan sesuatu pilihan

69. Ringankan beban orang lain dan tolonglah

mereka yang mendapatkan kesulitan.

70. Jangan melukai hati orang lain;

71. Jangan membiasakan berkata dusta;

72. Berlakulah adil, walaupun kita sendiri akan

mendapatkan kerugian;

73. Jagalah amanah dengan penuh tanggung jawab;

74. Laksanakan segala tugas dengan penuh

keikhlasan dan kesungguhan;

75. Hormati orang lain yang lebih tua dari kita

76. Jangan membuka aib orang lain;

77. Lihatlah orang yang lebih miskin daripada

kita, lihat pula orang yang lebih berprestasi dari

kita;

78. Ambilah pelajaran dari pengalaman

orang-orang arif dan bijaksana;

79. Sediakan waktu untuk merenung apa-apa yang

sudah dilakukan;

80. Jangan sedih karena miskin dan jangan

sombong karena kaya;

81. Jadilah manusia yang selalu bermanfaat

untuk agama,bangsa dan negara;

82. Kenali kekurangan diri dan kenali pula

kelebihan orang lain;

83. Jangan membuat orang lain menderita dan

sengsara;

84. Berkatalah yang baik-baik atau tidak

berkata apa-apa;

85. Hargai prestasi dan pemberian orang;

86. Jangan habiskan waktu untuk sekedar hiburan

dan kesenangan;

87. Akrablah dengan setiap orang, walaupun yang

bersangkutan tidak menyenangkan.

88. Sediakan waktu untuk berolahraga yang

sesuai dengan norma-norma agama dan kondisi diri

kita;

89. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan

fisikal dan mental kita menjadi terganggu;

90. Ikutilah nasihat orang-orang yang arif dan

bijaksana;

91 . Pandai-pandailah untuk melupakan kesalahan

orang dan pandai-pandailah untuk melupakan jasa kita;

92. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan

orang lain terganggu dan jangan berkata sesuatu yang

dapat menyebabkan orang lain terhina;

93. Jangan cepat percaya kepada berita jelek

yang menyangkut teman kita sebelum dipastikan

kebenarannya;

94. Jangan menunda-nunda pelaksanaan tugas dan

kewajiban;

95. Sambutlah huluran tangan setiap orang

dengan penuh keakraban dan keramahan dan tidak

berlebihan;

96. Jangan memforsir diri untuk melakukan

sesuatu yang diluar kemampuan diri;

97. Waspadalah akan setiap ujian, cobaan,

godaan dan tentangan. Jangan lari dari kenyataan

kehidupan;

98. Yakinlah bahwa setiap kebajikan akan

melahirkan kebaikan dan setiap kejahatan akan

melahirkan kerusakan;

99. Jangan sukses di atas penderitaan orang dan

jangan kaya dengan memiskinkan orang;

Sehari sebuah Firman- Surah al Baqarah

1

kutiba ‘alaykum idzaa hadhara ahadakumu lmawtu in taraka khayran lwashiyyatu lilwaalidayni wal-aqrabiina bilma’ruufi haqqan ‘alaa lmuttaqiin

[2:180] Diwajibkan atas kamu, apabila seorang di antara kamu kedatangan (tanda-tanda) maut, jika ia meninggalkan harta yang banyak, berwasiat untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya secara ma’ruf112, (ini adalah) kewajiban atas orang-orang yang bertakwa.

Adik

Pagi kelmarin aku tertawa

tengah hari yang mendung

petangnya hujan

pagi ini

indah bagai kalbu

adik muncul dimimpiku

terlepas rindu

Thanks Allah.

Sehari Sebuah Firman – Surah Al Baqarah

1

walakum fii lqisasi hayaatun yaa ulii l-albaabi la’allakum tattaquun

[2:179] Dan dalam qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertakwa.

Hari Bertuah

Cuti pada minggu(Sabtu) ini diisi dengan aktiviti keagamaan. Jam 1030 acara praktikal amalan sunnah pimpinan Tuan Guru Ustaz Hj Yaacub Lubis diadakan di rumah sarjan Asmat. Acara Tahtim dan kafiah Surah Yassin dan doa, tahtim arwah dan doa, Asma ulhusna dan doa serta doa penutup. Aktiviti disambung dengan mendalami ilmu tauhid dan solat Zohor serta asyar berjemaah. Majlis berakhir pada jam4.00 petang. Mudah-mudahan majlis tersebut diberkati dan beri pahala oleh Allah s.w.t. Sebelum tuan Guru hj Yaacub Lubis singgah di rumah dan sempat berbincang tentang perkembangan Islam di Sabah bersama rakan sepengajian (Pak Harun dan Ahmad Md Saat) kira satu jam. Seorang yang tinggi ilmu agamanya dan amat dihormati mengunjungi rumah.Mudah-mudahan Alllah memberi keberkatan kepadakami dan ahli bait.

Sehari Sebuah Firman – Surah Al Baqarah

yaa ayyuhaalladziina aamanuu kutiba ‘alaykumu lqisasu fii lqatlaa lhurru bilhurri wal’abdu bil’abdi waluntsaa biluntsaa faman ‘ufiya lahu min akhiihi syay-un fattibaa‘un bilma’ruufi wa-adaaun ilayhi bi-ihsaanin dzaalika takhfiifun min rabbikum warahmatun famani i’tadaa ba’da dzaalika falahu ‘adzaabun liim

[2:178] Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba, dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa yang mendapat suatu pema’afan dari saudaranya, hendaklah (yang mema’afkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi ma’af) membayar (diat) kepada yang memberi ma’af dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barangsiapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih111.

Istilah Psikologi

Cabang Psikologi

1. Psikologi Fisiologi

2.Psikologi Kognitif

3.Psikologi Perkembangan

4. Psikologi Sosial

5.Psikologi Kauseling

6.Psikologi Kauseling dan Kerjaya

7.Psikologi Industri dan Organisasi

8.Psikologi Ujian dan Pengukuran

9.Psikologi Pendidikan

10.Psikologi Komuniti

Istilah dalam psikologi

empiris – Pengalaman deria

etik -etika

suatu penimbunan stok – penimbunan ilmu

huraian kronologi- perubahan mengikut masa

anaomali- penyimpanan daripada keadaan asal

pseudosaintifik-saintifik palsu

matriks disiplin- acuan disiplin

anarki-keadaan yang tidak ada atau berasas undang-undang

arbitrari- tidak berasas pertimbangan yang wajar

falsafah dialektik- cara berfikir yang(memahami sesuatu dengan) logok

dualisme-teari yang berasaskan dua dasar yang berlaian atau bertentangan

skala phylogenetik-tempat tinggal roh apabila meninggalkan badan

mistik-unsur ghaib

dokrin -teari

skala naturae-kedudukan sekarang

selanjar-kemandirian

regresi-kemunduran

skeptisisme-keraguan

introspeksi-kaedah menkaji fenomena psikologi(melihat ke dalam diri)

paradoks-bertentangan